About Time (2013): Bukan sekadar film romantis biasa tentang penjelajah waktu, tapi tentang cara kita menghargai setiap detik dalam hidup. Sangat hangat.

Menghargai Setiap Detik: Mengapa “About Time” Adalah Film Tentang Kehidupan, Bukan Sekadar Perjalanan Waktu
Oleh: MELEDAK77
Pada Tanggal: 16/01/2026
Banyak orang datang menonton “About Time” (2013) dengan ekspektasi akan menyaksikan film komedi romantis standar Inggris yang melibatkan elemen fiksi ilmiah. Namun, setelah kredit film bergulir, penonton biasanya pulang dengan perasaan yang jauh lebih dalam daripada sekadar “terhibur”. Film karya sutradara Richard Curtis (yang juga menggarap Love Actually dan Notting Hill) ini bukanlah tentang paradoks waktu yang rumit seperti Interstellar atau Tenet. Sebaliknya, film ini menggunakan perjalanan waktu sebagai alat bantu untuk membicarakan sesuatu yang jauh lebih esensial: bagaimana cara manusia hidup dengan benar.
1. Premis yang Sederhana namun Magis
Cerita dimulai pada ulang tahun ke-21 Tim Lake (Domhnall Gleeson). Ayahnya (Bill Nighy) memberitahunya sebuah rahasia keluarga yang luar biasa: pria di keluarga mereka memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan waktu. Syaratnya sederhana: mereka hanya bisa kembali ke tempat dan waktu yang pernah mereka datangi sebelumnya, dan mereka tidak bisa mengubah sejarah dunia secara besar-besaran, hanya sejarah hidup mereka sendiri.
Awalnya, Tim menggunakan kekuatan ini untuk alasan yang klise namun sangat manusiawi: mencari cinta. Ia ingin memperbaiki momen-momen canggung, memberikan kesan pertama yang sempurna, dan memenangkan hati wanita impiannya, Mary (Rachel McAdams). Namun, seiring berjalannya cerita, film ini bergeser dari sekadar “bagaimana mendapatkan gadis impian” menjadi “bagaimana menghadapi kehilangan, keluarga, dan kefanaan.”
2. Hubungan Ayah dan Anak: Jantung dari Cerita
Meskipun kisah cinta antara Tim dan Mary sangat manis, hubungan antara Tim dan Ayahnya adalah bagian yang paling menyentuh. Sang Ayah adalah sosok yang bijaksana dan santai, yang menggunakan kemampuannya hanya untuk membaca semua buku yang ada di dunia.
Melalui sang Ayah, Tim (dan penonton) belajar tentang “Formula Kebahagiaan”. Sang Ayah memberikan nasihat terakhir sebelum ia berpulang, yang menjadi inti dari pesan moral film ini. Ia menyarankan Tim untuk menjalani hari-hari dengan dua tahap:
-
Menjalani hari seperti biasa dengan segala tekanan dan kekhawatirannya.
-
Mengulangi hari yang sama persis, namun kali ini dengan memperhatikan detail kecil, keindahan di sekitar, dan senyuman orang asing yang terlewatkan sebelumnya.
Ini adalah pelajaran tentang kesadaran penuh (mindfulness). Film ini mengajak kita menyadari bahwa seringkali kita terlalu sibuk mengkhawatirkan masa depan sehingga lupa menikmati kopi di pagi hari atau candaan kecil dengan rekan kerja.
3. Filosofi Perjalanan Waktu yang Membumi
Dalam banyak film time travel, fokus utama biasanya adalah mencegah bencana besar atau mengubah takdir tragis. Dalam About Time, Tim menyadari bahwa mengubah satu hal kecil bisa berdampak besar pada hal lain yang lebih berharga.
Ada momen krusial ketika Tim mencoba mengubah masa lalu adiknya yang tidak bahagia, namun ia menyadari bahwa perubahan itu menyebabkan anak kandungnya sendiri di masa depan berubah identitasnya. Di sini, film ini memberikan pesan kuat: beberapa rasa sakit tidak bisa dihindari, dan beberapa kesalahan adalah bagian dari diri kita yang membentuk masa depan yang kita miliki sekarang.
4. Mengapa Film ini “Sangat Hangat”?
“Hangat” adalah kata yang paling sering digunakan untuk menggambarkan About Time. Kehangatan ini datang dari beberapa aspek:
-
Akting yang Natural: Domhnall Gleeson memberikan penampilan yang sangat relatable sebagai pria biasa yang canggung. Bill Nighy memberikan performa yang tenang namun emosional.
-
Visual yang Nyaman: Pengambilan gambar di Cornwall, Inggris, dengan pemandangan pantai dan rumah tua yang penuh buku, memberikan suasana yang sangat intim.
-
Soundtrack yang Pas: Lagu-lagu seperti How Long Will I Love You menjadi pelengkap emosi yang sempurna.
5. Kesimpulan: Hidup Tanpa Perlu Kembali
Di akhir film, Tim sampai pada sebuah kesimpulan yang sangat mendalam. Ia memutuskan untuk berhenti melakukan perjalanan waktu sama sekali. Ia memilih untuk menjalani setiap harinya seolah-olah ia telah sengaja kembali ke hari itu untuk menikmatinya, terlepas dari segala kekurangan dan tantangannya.
About Time mengajarkan kita bahwa kita tidak butuh kekuatan super untuk memiliki hidup yang luar biasa. Kita hanya butuh perhatian. Kita hanya perlu melihat keindahan di tengah kekacauan hidup sehari-hari.
Ringkasan Detail Film:
-
Sutradara: Richard Curtis
-
Pemeran Utama: Domhnall Gleeson, Rachel McAdams, Bill Nighy
-
Tahun Rilis: 2013
-
Genre: Romance, Comedy, Drama, Sci-Fi (Light)
-
Cocok Ditonton Saat: Kamu sedang merasa lelah dengan rutinitas atau butuh pengingat untuk lebih bersyukur.

